Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa sedikitnya 56 orang tewas dan 103 lainnya luka-luka akibat serangan Israel di berbagai wilayah Lebanon dalam 24 jam terakhir hingga Rabu (27/5/2026).
Sebuah layar menampilkan pemimpin Hizbullah, Sheikh Naim Qassem, saat menyampaikan pidato yang disiarkan di televisi pada 30 Oktober 2024. (Carapandang/Xinhua/Bilal Jawich)
Foto yang diabadikan pada 16 Mei 2026 ini menunjukkan bangunan-bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Tyre, Lebanon. (Carapandang/Xinhua/Ali Hashisho)
Sebuah konvoi militer Israel bermanuver di Lebanon selatan seperti yang terlihat dari Israel utara pada 26 April 2026. (Carapandang/Xinhua/Gil Cohen Magen)
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menyatakan sebanyak 742 personel prajurit TNI yang tergabung dalam pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa telah siap diberangkatkan ke Lebanon pada 22 Mei 2026
Hizbullah mengatakan pada Senin bahwa mereka telah melancarkan 24 serangan yang menargetkan posisi, pasukan, dan kendaraan militer tentara Israel di Lebanon selatan dalam 24 jam terakhir.
Sebuah konvoi militer Israel bermanuver di Lebanon selatan seperti yang terlihat dari Israel utara pada 26 April 2026. (Carapandang/Xinhua/Gil Cohen Magen)
Praka Rico meninggal dunia setelah menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya usai insiden ledakan peluru kendali di markas UNIFIL pada akhir Maret 2026.
Praka Rico (31) mengalami luka kritis akibat ledakan proyektil yang menghantam markasnya di Adchit Al Qusayr, Lebanon selatan, pada malam tanggal 29 Maret 2026.
Pemerintah Lebanon tidak akan menandatangani perjanjian apa pun dengan Israel kecuali perjanjian tersebut mencakup "penarikan penuh" pasukan Israel dari wilayahnya
Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada Rabu (22/4) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya telah menewaskan dua militan Hizbullah di Lebanon selatan.
Tim penyelamat mencari korban serangan udara Israel sebelum gencatan senjata di Tyre, Lebanon selatan, pada 19 April 2026. (Carapandang/Xinhua/Ali Hashisho)