Perundingan antara Lebanon dan Israel di hari kedua, Rabu, yang digelar di Roma, Italia, telah berakhir setelah dilakukan pembahasan mengenai sejumlah isu yang diangkat kedua belah pihak, menurut laporan Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA).
Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengatakan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahwa Israel harus mulai menarik pasukannya dari Suriah dan Lebanon
Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem mengatakan bahwa kelompok tersebut akan tetap "berada di lapangan" untuk menghadapi Israel, dan menolak perjanjian kerangka kerja yang ditengahi AS antara Lebanon dan Israel.
Isu LGBT ditempatkan pada klaster nonmiliter, karena dampak penyebarannya yang dinilai dapat merusak tatanan sosial dan keberlanjutan masa depan bangsa
Sekitar 65 orang tewas dan hingga 170 lainnya luka-luka selama 10 hari pertama gencatan senjata Lebanon-Israel, dengan antara 180 dan 230 pelanggaran Israel tercatat
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan, kebijakan ini merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik di lingkungan madrasah yang tidak dapat diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) karena keterbatasan formasi.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio menegaskan bahwa Washington akan melakukan pembicaraan langsung dengan Pemerintah Lebanon terkait berbagai isu yang menyangkut negara tersebut
Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada 16 September 2025 ini menunjukkan Eyal Zamir (kedua dari kanan), panglima militer Israel, di Jalur Gaza. (Carapandang/IDF/Handout via Xinhua)
Serangan udara Israel terus mengguncang Lebanon selatan hingga Sabtu (20/6), meskipun Amerika Serikat mengumumkan kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah telah tercapai sehari sebelumnya.
Foto yang diabadikan pada 2 Juni 2026 ini memperlihatkan para petugas penyelamat bekerja di antara reruntuhan bangunan hunian pascaserangan udara Israel di Tyre, Lebanon selatan. (Carapandang/Xinhua/Ali Hashisho)