Mensesneg mengungkapkan hal tersebut saat ditanya apakah kunjungan mingguan Presiden di lokasi bencana akan dilakukan pada momentum Tahun Baru 2026. Dia menjawab dengan singkat.
Bantuan luar negeri itu hal yang sangat wajar. Seperti yang dilakukan oleh Indonesia yang aktif juga memberi bantuan kepada negara lain saat terjadi bencana.
Saat ini fokus utama yang dilakukan pemerintah adalah memastikan alat berat, evakuasi, dan distribusi logistik berjalan cepat di semua titik terdampak.
Melihat dampak bencana yang signifikan terhadap gedung sekolah, Menteri Mu'ti mengungkapkan bahwa sekolah tersebut akan mendapatkan prioritas khusus dalam Revitalisasi Satuan Pendidikan tahun anggaran 2026.
Kemensos hingga Selasa, 9 Desember 2025 sudah menyalurkan bantuan dengan total Rp83.053.761.017 untuk penanganan bencana di Provinsi Aceh, Sumbar, dan Sumut.
Data yang dihimpun Polri, lebih dari 1,9 juta jiwa terdampak di Aceh, sementara 831.100 jiwa warga mengungsi di hampir dua ribu titik. Korban meninggal dunia mencapai 391 jiwa dan 31 orang dilaporkan hilang.
Atas dasar itu PBNU meluncurkan program Solidaritas 1 Juta Keluarga NU untuk Korban Bencana Alam, sebuah ajakan gotong royong melalui platform filantropi NU Online.
Seperti diberitakan saat ini Mirwan berada di Arab Saudi untuk menjalani ibadah umrah. Kepergian Mirwan dilakukan saat wilayahnya dilanda bencana banjir dan tanah longsor.
Menurutnya, pernyataan Suharyanto yang menyebut banjir Sumatera hanya ramai di media sosial (medsos) menunjukkan nirempati terhadap ratusan nyawa yang melayang akibat banjir tersebut.