CARAPANDANG - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan menyusul adanya laporan bahwa wilayah Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan kini mengalami hari tanpa hujan dengan tingkat menengah hingga ekstrem panjang.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa kondisi meteorologis tersebut merujuk pada data prakiraan cuaca terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada periode musim kemarau Juli 2026.
"Beberapa wilayah di Indonesia memiliki hari tanpa hujan dengan tingkat menengah hingga ekstrem panjang di antaranya Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan," kata dia.
Abdul menjelaskan bahwa kondisi kering yang ekstrem ini telah memicu rentetan peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa titik, seperti yang terpantau di wilayah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Di Mojokerto, lahan kering seluas kurang lebih dua hektare di kawasan Desa Tawangsari, Kecamatan Trowulan, dilaporkan hangus terbakar pada Selasa (14/7) lalu sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.
Dampak hari tanpa hujan yang panjang juga memicu kebakaran lahan yang cukup masif di wilayah Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada hari yang sama dengan total area terdampak mencapai 14,8 hektare.