Direktorat Pengendalian Operasi BNPB dalam hal ini mencatat sebaran api kebakaran di Banjarbaru melumat vegetasi kering di empat wilayah, yakni Kelurahan Cempaka, Landasan Ulin Timur, Guntung Manggis, dan Kelurahan Landasan Ulin Tengah.
Untuk itu, kata Abdul, tim BPBD Kota Banjarbaru bersama personel gabungan dilaporkan harus bekerja ekstra mengerahkan peralatan memadai guna menjinakkan kobaran api hingga akhirnya dinyatakan padam total pada Rabu (15/7).
Dia menambahkan sebagai langkah antisipasi menghadapi kekeringan ekstrem ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bahkan telah menetapkan Status Keadaan Darurat Bencana Karhutla selama 121 hari sejak 6 Juli hingga 31 Oktober 2026.
"Segera melaporkan kepada aparat setempat apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sejak dini sebelum meluas. BNPB juga mengimbau kepada warga untuk dapat menghemat penggunaan air bersih pada musim kemarau ini," kata dia.