Beranda Berita Menlu Sugiono Jelaskan Soal Iuran Indonesia ke Dewan Perdamaian

Menlu Sugiono Jelaskan Soal Iuran Indonesia ke Dewan Perdamaian

Sugiono mengatakan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk keperluan rekonstruksi Jalur Gaza yang dua tahun belakangan diporak-porandakan penjajah Israel.

0
ilustrasi/istimewa

CARAPANDANG - Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan soal Indonesia membayar iuran senilai 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp 16,7 triliun sebagai komitmen keanggotaan di Dewan Perdamaian alias Board of Peace.

Sugiono mengatakan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk keperluan rekonstruksi Jalur Gaza yang dua tahun belakangan diporak-porandakan penjajah Israel.

Selanjutnya dia meluruskan bahwa pungutan tersebut bukanlah iuran keanggotaan alias membership fee.  Tapi,  dana tersebut  merupakan niat awal pembentukan Dewan Perdamaian untuk memulihkan Gaza termasuk upaya rekonstruksi.  

“Terus rekonstruksi ini siapa yang bayar? Seperti itu. Uangnya dari mana? Dananya dari mana? Kan, seperti itu. Oleh karena itu, anggota-anggota yang diundang itu diajak untuk berpartisipasi di situ,” ujarnya selepas melakukan rapat tertutup dengan Komisi I di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa, 27 Januari 2026 seperti dilansir Republika.

Selanjutnya dia mengatakan setelah membayar dana rekonstruksi itu, negara yang bersangkutan akan mendapat hak menjadi anggota tetap dari Board of Peace. “Itu semua negara yang diundang itu entitled untuk menjadi member selama tiga tahun. Itu, bunyi charter-nya. Jadi kalau misalnya ikut berpartisipasi yang satu miliar, itu artinya dia permanen.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here