Rekaman video yang dibagikan kantor berita Fars News menunjukkan perempuan-perempuan berjubah hitam (chador) meneriakkan "Kematian bagi Araghchi yang tak terhormat, penghianat"
Rezaei mengklaim bahwa konflik yang baru-baru ini terjadi justru meningkatkan posisi Iran di panggung global dan memperkuat kemampuan pertahanan Teheran.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian (kiri) berbicara saat berkunjung ke markas besar Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (Iran's Red Crescent Society/IRCS) di Teheran, Iran, pada 15 April 2026. (Carapandang/Xinhua/Shadati)
Foto yang diabadikan menggunakan ponsel ini menunjukkan kapal-kapal dagang yang terdampar di perairan Selat Hormuz, dekat Khasab, sebuah kota kecil di Oman utara, pada 29 Mei 2026. (Carapandang/Xinhua/Wen Xinnian)
Pemerintah China menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran setelah kedua pihak kembali terlibat aksi saling serang.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (kanan) menyambut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 11 Februari 2026. (Carapandang/Xinhua/GPO/Avi Ohayon)
Iran mengumumkan penghentian serangan terhadap Israel, namun memperingatkan akan adanya respons yang "menghancurkan" jika serangan Zionis ke Lebanon terus berlanjut
Serangan Iran ini merupakan aksi balasan setelah Israel mengebom pinggiran selatan Beirut, Lebanon, yang menurut klaim Tel Aviv menargetkan pusat komando Hizbullah.
Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi dijadwalkan berkunjung ke Iran, Sabtu, guna membahas "sejumlah usulan baru" terkait proses diplomatik yang dimediasi Pakistan atas konflik Amerika Serikat dan Iran, demikian menurut sumber-sumber Pakistan kepada Anadolu.