Buya Hamka adalah salah satu tokoh besar yang meninggalkan jejak mendalam dalam sejarah Indonesia. Beliau adalah sosok ulama kharismatik, sastrawan produktif, sekaligus pemikir modern yang mampu memadukan nilai-nilai Islam dengan tantangan zaman
Menjelang waktu makan di distrik Eyüp, Istanbul, asap tipis naik dari cerobong-cerobong besar Mihrişah Valide Sultan İmareti (Dapur Umum Mihrişah Valide Sultan) sementara para juru masak bergerak cepat di antara kazan raksasa berisi pilaf, sup, dan roti hangat yang segera dibagikan
Dokter Spesialis Onkologi Radiasi RSUD Pasar Minggu, dr. Ade Margaretha L. T., Sp.Onk.Rad, MARS mengungkapkan bahwa seluruh Puskesmas di DKI Jakarta bisa melayani pemeriksaan kanker leher rahim (serviks) dengan metode IVA dan DNA HPV.
Teknologi Agentic Artificial Intelligence (Agentic AI) perlu dimanfaatkan sebagai instrumen strategis negara untuk mendorong kebijakan publik yang lebih presisi, adaptif, dan berbasis data di era digital
Hakim MK harus menjunjung tinggi etika, disiplin, serta kepantasan sebagai aparatur negara. Maka itu, integritas sembilan hakim konstitusi mutlak dijaga demi marwah lembaga peradilan konstitusi.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 14 Jakarta, Selasa, bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno membantah banyak siswa SMAN 72 Jakarta yang ingin pindah dari sekolah yang ada di kawasan Komplek Kodama TNI AL di Kecamatan Kelapa Gading Jakarta Utara tersebut usai kasus ledakan, pada Jumat (7/11).
Pelatih Timnas Jerman Julian Nagelsmann menyebut tim asuhannya layak lolos ke Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Timnas Slovakia dengan skor 6-0 di Stadion Red Bull Arena, Leipzig, Senin malam waktu setempat.
Dia menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir yang belakangan terjadi di ibu kota Jakarta dan beberapa daerah di Indonesia. Dan dia pun mengutuk keras insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta yang baru-baru ini terjadi.
Salah satu siswa kelas XI SMAN 72 Jakarta Sela menyebutkan bom rakitan atau bom molotov yang ditemukan di masjid sekolah diduga dibawa oleh siswa yang kerap di "bully" atau dirundung oleh siswa lain.