Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa insiden penembakan yang mengguncang acara White House Correspondents' Dinner di Washington Hilton Hotel pada Sabtu malam (25/4/2026) tidak akan mengganggu atau mengubah kebijakannya dalam memenangkan perang melawan Iran.
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Washington siap membuka kembali Selat Hormuz, tidak hanya apabila tercapai kesepakatan, tetapi juga jika ada perkembangan yang “sangat positif”.
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa ia menginginkan kesepakatan abadi dengan Iran, yang mencakup ketentuan bahwa Teheran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump (kanan) berjalan menuju Marine One di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 10 April 2026. (Carapandang/Xinhua/Li Yuanqing)
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara dengan awak media di area South Lawn Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 16 April 2026. (Carapandang/Xinhua/Li Yuanqing)
Pemerintah Iran menyatakan pemindahan uranium tidak akan dilakukan ke mana pun dan tidak pernah menjadi bahan pembicaraan dalam negosiasi kedua negara.
Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt pada Rabu mengatakan bahwa Presiden China Xi Jinping telah meyakinkan Presiden AS Donald Trump bahwa Beijing tidak memasok senjata apapun ke Iran di tengah konflik.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengindikasikan bahwa putaran baru negosiasi dengan Iran berpotensi digelar dalam kurun waktu dua hari ke depan, dengan Pakistan kembali menjadi tuan rumah.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan tegas menolak untuk meminta maaf kepada Paus Leo XIV pada Senin (13/4) waktu setempat, di tengah ketegangan yang meningkat antara Gedung Putih dan Vatikan terkait sikap Paus yang menentang perang AS melawan Iran.