Menjaga suasana hati ternyata tidak cukup hanya mengandalkan minuman yang diklaim bisa meningkatkan mood. Para ahli gizi menilai kebiasaan hidup sehat seperti makan teratur, rutin beraktivitas fisik, dan tidur yang cukup
Tidur siang dalam durasi dan waktu yang tepat dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan, mulai dari memperbaiki suasana hati hingga meningkatkan fokus dan produktivitas, menurut para ahli tidur
Menahan keinginan untuk buang air besar (BAB) kerap diabaikan terutama di tengah kesibukan atau sulit menemukan kamar mandi, namun jika kebiasaan ini terus dilakukan dampaknya bisa mengganggu fungsi usus
Paru-paru bekerja tanpa henti untuk memasok oksigen dan membuang karbon dioksida, tetapi organ ini sangat rentan terhadap paparan zat-zat berbahaya yang kamu temui setiap hari
Meski praktis dan rasanya lezat, makan mi instan setiap hari bukanlah kebiasaan yang baik untuk kesehatan. Kandungan gizinya yang kurang seimbang, ditambah kadar garam dan lemak tinggi, dapat memengaruhi berbagai fungsi tubuh
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) meluncurkan prototipe vaksin demam berdarah dengue (DBD) berbasis mRNA pertama di dunia, di Jakarta pada Rabu (8/7).
Waktu makan malam yang lebih awal dapat membantu tubuh mengelola lemak dan menjaga kesehatan jantung, sehingga berpotensi mendukung upaya menurunkan kadar kolesterol
Kalau selama ini kamu kira buah yang rasanya manis pasti bikin gula darah cepat naik, ternyata anggapan itu tidak selalu benar. Salah satunya adalah buah ceri yang justru dinilai aman dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan bagi orang dengan pra-diabetes maupun diabetes
sayuran hijau umumnya rendah kalori, tetapi kaya serat dan air sehingga membantu memberikan rasa kenyang lebih lama dan mengontrol asupan kalori harian
Ahli bedah kardiotoraks dr. Jeremy London menyarankan pria dewasa rutin memantau sejumlah tes darah seiring bertambahnya usia guna mendeteksi risiko penyakit sejak dini. Pria terkenal buruk dalam menindaklanjuti perawatan kesehatan mereka sendiri
Perubahan rutinitas selama bepergian dapat memengaruhi kestabilan gula darah, terutama pada penderita diabetes. Ahli gizi mengingatkan bahwa perubahan zona waktu, pola makan, hingga kurang tidur menjadi beberapa faktor yang perlu diantisipasi agar kadar gula darah tetap terkontrol