Beranda Sejarah Sejarah Istilah "Kembar Siam", Pria Thailand Yang Mengisnpirasi

Sejarah Istilah "Kembar Siam", Pria Thailand Yang Mengisnpirasi

Istilah "Kembar Siam" yang kini digunakan secara global untuk menyebut bayi kembar dempet, ternyata memiliki sejarah panjang yang berasal dari kisah hidup dua orang pria asal Thailand.

0
Tangkapan layar: Chang dan Eng Bunker (istimewa)

CARAPANDANG - Istilah "Kembar Siam" yang kini digunakan secara global untuk menyebut bayi kembar dempet, ternyata memiliki sejarah panjang yang berasal dari kisah hidup dua orang pria asal Thailand. Chang dan Eng Bunker, lahir pada 11 Mei 1811 di Desa Meklong, Provinsi Samutsongkram, Siam (sekarang Thailand), adalah figur di balik popularitas istilah tersebut.

Mereka terlahir sebagai kembar identik yang terhubung di bagian dada (sternum) oleh sepotong tulang rawan (cartilage) dan berbagi hati yang menyatu, meskipun masing-masing berfungsi secara independen.

Kondisi fisik inilah yang kemudian membawa mereka pada petualangan hidup yang luar biasa, dari saksi bisu di desa nelayan hingga menjadi bintang pertunjukan keliling dunia serta petani terhormat di Amerika Serikat.

Chang dan Eng tumbuh sebagai anak-anak yang aktif dan kuat. Mereka dapat berlari, berenang, dan membantu keluarga berjualan telur bebek.

Ibu mereka, Nok, yang merupakan keturunan Campa-Melayu-Tionghoa, membesarkan mereka seperti anak-anak lainnya tanpa perlakuan khusus, sementara ayah mereka, Ti-eye, adalah seorang nelayan keturunan Tionghoa.

Kehidupan mereka berubah total saat seorang pedagang Skotlandia, Robert Hunter, menemukan mereka. Awalnya mengira mereka sebagai "binatang aneh", Hunter kemudian melihat potensi ekonomi yang besar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here