Pada tahun 1829, setelah melewati negosiasi rumit selama lima tahun dengan Raja Rama III yang enggan melepas warganya, Hunter dan kapten laut Amerika, Abel Coffin, akhirnya membawa Chang dan Eng yang berusia 17 tahun ke Boston, Amerika Serikat, dengan imbalan 500 dolar kepada ibu mereka.
Di Amerika dan Eropa, mereka dipamerkan sebagai "The Siamese Double Boys" atau "Si Kembar Siam". Julukan inilah yang kemudian melekat dan menjadi istilah umum untuk semua kembar dempet di dunia.
Mereka tampil dengan melakukan berbagai aksi akrobat, bermain catur, dan berenang, yang segera mendatangkan ketenaran dan kekayaan.
Setelah kontrak mereka dengan Hunter dan Coffin berakhir pada 1832, Chang dan Eng memutuskan untuk mandiri dan mengatur tur mereka sendiri.
Pada tahun 1839, mereka memutuskan untuk berhenti dari dunia pertunjukan dan menetap di Wilkesboro, North Carolina.
Mereka membeli lahan pertanian seluas 200 hektar, memiliki toko, dan bahkan membeli beberapa budak untuk membantu pekerjaan di perkebunan. Di sanalah mereka menjadi warga negara Amerika yang dinaturalisasi dan secara resmi menggunakan nama keluarga "Bunker".
Pada 13 April 1843, Chang dan Eng menikah dengan dua orang kakak beradik, Adelaide dan Sarah Anne Yates. Chang menikahi Adelaide, sementara Eng menikahi Sarah.
Dari pernikahan tersebut, Chang dan Adelaide dikaruniai 10 orang anak, sementara Eng dan Sarah memiliki 11 orang anak.