Para ilmuwan dari Tiongkok menemukan diet dengan pembatasan kalori dapat menyebabkan otak dan usus mengalami perubahan untuk membatasi asupan makanan dan menjaga berat badan sehat.
Isu ini bermula dari video yang beredar di media sosial yang memperlihatkan seekor harimau yang terlihat kurus sedang mondar-mandir di dalam kandangnya di Ragunan.
Adanya teknologi microwave atau oven mikrogelombang membuat memasak menjadi lebih cepat dan dapat mempertahankan nutrisi yang ada dalam makanan dengan kiat yang tepat.
Ahli gizi Herbalife, Dr. Vipada Sae-Lao, mendorong masyarakat Asia untuk kembali ke pola makan tradisional yang lebih seimbang guna menjaga kesehatan sistem pencernaan di tengah gaya hidup modern yang serba cepat.
Pola makan yang dikonsumsi sehari-hari tidak hanya berpengaruh terhadap risiko penyakit jantung dan stroke, tetapi juga dapat memengaruhi kemampuan otak dalam menavigasi lingkungan sekitar.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur dihentikan meski sempat berjalan dua pekan sejak diluncurkan 1 September 2025.
Guru besar pangan dan gizi dari Institut Pertanian Bogor Prof. Dr. Ir. Ali Khomsan MS mengatakan makanan yang tidak dikonsumsi dalam waktu dekat harus ditutup rapat di wadah yang kedap udara untuk menghindari kontaminasi penyebab keracunan makanan.
Dietisien dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta Fitri Hudayani mengatakan ada makanan dan minuman yang bisa dikonsumsi untuk meredakan gejala keracunan dan gangguan pencernaan.