Acara puncak klub biasanya berupa pesta makan besar. Sebuah menu makan malam khas New England Fat Men's Club terdiri dari sembilan hidangan: koktail tiram, sup krim ayam, ikan kakap rebus, fillet daging sapi dengan jamur, ayam panggang, babi panggang, salad udang, puding buah kukus dengan saus brendi, aneka kue, keju, dan es krim, ditutup dengan kopi dan cerutu.
Setelah makan, anggota mengikuti berbagai kegiatan atletik jenaka seperti lomba lari, lompat kodok, tarik tambang, dan bahkan lomba menendang topi. Kegiatan ini tidak hanya memicu tawa tetapi juga bertujuan membangkitkan selera makan untuk jamuan berikutnya.
Di balik kemeriahan tersebut, klub-klub ini berfungsi sebagai ajang networking yang efektif. Anggota memiliki akses kepada para pemimpin bisnis dan komunitas, termasuk senator AS, gubernur, dan bahkan presiden.
Presiden William Howard Taft, yang berat badannya pernah mencapai 340 pon, pernah ditawari keanggotaan namun menolak. Meski demikian, ia sempat menghadiri pertemuan di Wells River. Saat turun dari kereta, mobil yang menjemputnya bahkan tidak bisa bergerak karena beban.
Tokoh populis Demokrat William Jennings Bryan juga tercatat mengunjungi sebuah klub pria gemuk di Concord, Massachusetts, untuk menggalang dukungan dalam kampanye kepresidenannya.
Di Memphis, klub bisbol pria gemuk memiliki komite penyambutan yang terdiri dari hakim, pendeta, dan rabi.