Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan, lingkungan rumah menjadi garda terdepan perlindungan anak di ruang digital. Penegasan itu disampaikan Menkomdigi pada peringatan Hari Ibu ke-97, di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Senin (22/12/2025).
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan bahwa peringatan Hari Ibu 2025 dilaksanakan secara sederhana. Hal ini dilakukan sebagai bentuk empati atas kondisi bangsa yang tengah berduka.
Studi yang dilakukan para peneliti di Swedia dan Republik Ceko pada tahun 2023 menemukan sejumlah faktor kelahiran terkait dengan sedikit peningkatan risiko demensia di kemudian hari.
Kepada para siswa Menag berpesan dalam kondisi apapun harus selalu mengingat Allah Swt. Dengan selalu mengingat Allah maka kita akan mendapatkan ketenangan dan rasa aman.
Menteri Mu’ti menjelaskan bahwa memiliki banyak teman sangat membantu murid dalam memberikan rasa aman, percaya diri, serta berkembang di lingkungan sosial.
Kecemasan anak terhadap pemeriksaan MRI (magnetic resonance imaging) mendorong ASEAN Foundation, United Way Worldwide dan LEGO Group meluncurkan program "CALM MRI – Fear to Confidence: Learning Through Play with LEGO MRI Scanners".
Laporan medis menyebutkan anak-anak tersebut telah menyelesaikan semua tahap perawatan dan menerima perawatan lengkap selama mereka di sana. Kerabat mereka juga mendapatkan akomodasi dan layanan dukungan.
Ketika anak sedang demam, biasanya orang tua akan memberikan obat penurun panas jenis sirup. Akan tetapi, ada beberapa kondisi yang membuat anak tidak bisa menerima obat melalui oral atau mulut.
Warga berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa untuk memperingati Hari Antikekerasan terhadap Perempuan Internasional di Jakarta pada 25 November 2024. (Xinhua/Veri Sanovri)