Presiden Prabowo Subianto meminta kepala daerah hingga aparat di daerah mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menyusul adanya indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan program tersebut
Sebanyak 1.686 personel gabungan kepolisian dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran disiagakan untuk mengawal jalannya aksi dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis
Lembaga antirasuah akan melakukan pengawasan, pendampingan, dan monitoring secara berkala untuk memastikan seluruh rekomendasi diimplementasikan secara konkret.
Gubernur Bali Wayan Koster membantah tudingan bahwa dirinya tidak mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menghambatnya lewat capaian pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan dugaan keterlibatan prajurit TNI aktif dan penetapan anggota polisi aktif sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis memperlihatkan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu
Cabang organisasi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas), Srikandi Jaga Desa, berkomitmen untuk mengawal program-program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis (MBG)
Surat bernomor 553/EX/DPP/VI/2026 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP Bidang Kehormatan Partai Komarudin Watubun tertanggal 22 Juni 2026 itu berisi permohonan data dan informasi terkait pelaksanaan Program MBG.
Juru Bicara (Jubir) Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, mengatakan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka jutaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat
BRIN menemukan pola di mana sebaran fasilitas penyediaan makanan tersebut justru bergerak mengikuti kepadatan populasi layaknya pembukaan lokasi usaha komersial pada umumnya.
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) penting untuk mengatasi persoalan kelaparan dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak.
Aksi yang digelar di depan Kantor Wali Kota dan DPRD Batam pada Minggu (21/6) itu diikuti oleh pelajar dari berbagai sekolah dengan membawa poster dukungan untuk Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Budi, langkah tersebut diambil sebagai bentuk penghormatan antarlembaga penegak hukum agar proses pengusutan perkara dapat berjalan efektif dan memberikan kepastian hukum.