Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU bakal digelar di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026
Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Khalilur Abdullah Sahlawiy atau Gus Lilur mengatakan muktamar ke-35 merupakan pijakan NU agar tetap menjadi penjaga moral RI, sehingga bukan sekadar forum pemilihan ketua umum dan rais aam
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperingati Milad Ke-24 dengan menggelar dialog untuk penguatan ketahanan ekonomi, pangan, dan energi, serta berbagai rangkaian gerakan nyata dalam menghadapi tantangan bangsa
Pertemuan khidmat yang diprakarsai para masyayikh dan mustasyar NU ini secara resmi mengakhiri konflik internal yang berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Hal ini dikarenakan keputusan Muktamar PKB Bali tidak melalui proses rapat komisi, tetapi secara mendadak Muhaimin Iskandar ditetapkan kembali sebagai Ketua Umum DPP PKB.
Mantan Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Lukman Edy mengatakan bahwa Pengurus Besar Nahdlatul Ulama akan memberikan arahan terkait penjadwalan ulang Muktamar PKB tandingan yang semula direncanakan pada 2-3 September di Jakarta.
Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa), menyatakan kesiapannya untuk "berperang" dalam rangka mencegah penyelenggaraan muktamar tandingan yang dituduh akan menggunakan nama PKB secara tidak sah.
Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC PPP) Kota Palu, Shauqi Maskati meminta Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Mardiono agar intropeksi diri dan segera mempercepat penyelenggaraan Muktamar.
Mantan Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Lukman Edy, menyatakan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan Muktamar tandingan sebagai respons terhadap Muktamar yang telah diadakan di Bali pada 24-25 Agustus 2024.
Barisan pendukung PBNU muncul usai Muhaimin Iskandar disahkan kembali menjadi Ketua Umum PKB periode 2024 - 2029 di Muktamar Bali dan mengeluarkan wacana muktamar tandingan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) Muhaimin Iskandar mengatakan bahwa pihaknya menunggu jawaban mengenai kepastian Presiden Joko Widodo untuk tiba di muktamar partainya.
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tidak mengundang Anies Baswedan dalam muktamar karena beberapa alasan, antara lain, acara tersebut fokus pada pembahasan kelanjutan partai politik
Ketua Steering Committee (SC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Faisol Riza menuturkan bahwa Muktamar ke-6 akan kembali memilih Muhaimin Iskandar sebagai Ketua Umum.